Beberapa saat yang lalu, aku sudah pernah mendengar tentang adanya RUU baru yang berbunyi "pasangan yang ingin check-in di hotel mesti menunjukkan bukti perkawinan yang sah" atau dalam bahasa lain "pria dan wanita yang belum terikat perkawinan sah bisa dipidana bila menginap dalam satu kamar hotel yang sama".
Entri Populer
-
“Cintailah pekerjaan anda, maka pekerjaan pun akan mencintai anda”. Itulah sebuah ungkapan yang pernah saya baca. Dan kata-kata itupun seol...
-
Seringkali aku mendapat banyak inspirasi dan ide yang aku dapatkan dalam kehidupan sehari-hari baik itu dari kehidupan sosial (kerja di kan...
-
Suatu siang, ku buka kulkas. Ku liat ada kue brownies dalam kotak bertuliskan “Holland Bakery”. Walau aku tidak pernah makan ataupun mem...
-
Judul kali ini yaitu "And I named it "ALPHA"". Mengapa demikian? Saya mengambil kata "ALPHA", karena "A...
-
Beberapa saat yang lalu, aku sudah pernah mendengar tentang adanya RUU baru yang berbunyi "pasangan yang ingin check-in di hotel mesti...
-
Suatu pagi, aku menerima pesan dari seorang umat yang minta didoakan agar turun hujan ditempat tinggalnya. Aku menyanggupi dan mendoakan sec...
-
Pada suatu sabtu sore, aku yang sehabis bersihkan kamar, sikat WC, dan cuci pakaian, berjalan ke luar unit mencari udara segar. Tak berapa l...
-
Saat pertama kali masuk ruang makan, seperti biasa aku akan menatap pada papan tulis (whiteboard) terlebih dahulu sebelum menuju meja makan....
Sabtu, 03 Desember 2022
Minggu, 30 Oktober 2022
Doa Minta Hujan
Suatu pagi, aku menerima pesan dari seorang umat yang minta didoakan agar turun hujan ditempat tinggalnya. Aku menyanggupi dan mendoakan secara spontan dalam hati setelah membaca pesan itu.
Usai makan siang, saat mengecek media sosial, aku lihat umat tersebut posting status, pas ku buka ternyata video hujan deras di tempat tinggalnya.
Puji Tuhan!😇
Godaan Niatan Baik
Pada suatu sabtu sore, aku yang sehabis bersihkan kamar, sikat WC, dan cuci pakaian, berjalan ke luar unit mencari udara segar. Tak berapa lama, datanglah teman menyapa.
(T=Teman; A=Aku)
T= Ko, kita jalan-jalan ke luar yuk?
A= Mau ke mana?
T= Ke dekat rel.
A= Jam berapa pulang? Uda mau hujan nih.
T= Pulang malam. Gak usa ibadat.
A= Ih, jangan dong. Aku mau rosario, soalnya ada teman yang nitip doa.
T= Baiklah. Kita jalan dekat saja deh, pulang sebelum jam 6.
Kami pun berjalan menyusuri rel kereta api, dan memang kami pulang pukul 17.45. Jadi sempat ibadat dan rosario. Hal yang buat aku kaget adalah temanku yang tadinya gak niat ibadat dan rosario, eh tiba-tiba muncul di kapel, menghadiri ibadat dan rosario sore itu.
Puji Tuhan!😇
Selasa, 22 Februari 2022
Makan nasi atau makaroni?
Makaroni adalah makanan yang berasal dari Italia. Nama aslinya adalah maccheroni. Harga makaroni mentah menurutku tidak mahal-mahal amat. Tetapi jadi mahal setelah diolah dengan dicampur keju, kacang polong, dan daging sapi. Dan lebih mahal lagi bila dijual di restoran.
Sayangnya, tidak setiap orang mau dan suka makan makaroni. Aku juga tidak tahu penyebab pastinya. Tetapi berdasarkan pengalamanku bertanya kepada teman-teman yang kurang menyukainya, aku dapat menyampaikan setidaknya dua alasan. Pertama, atas dasar makanan pokok orang Indonesia adalah nasi. Karena nasi sebagai makanan pokok dan menu utama dalam setiap kali makan, maka isi perut yang mampu membuat kenyang adalah nasi, bukan yang lain. Kedua, tekstur makaroni yang kenyal (lengket setelah dimasak ala pasta) bila masuk mulut, sedangkan nasi memiliki tekstur lebih padat. Hal itu telah memengaruhi selera makan.
Sabtu, 22 Januari 2022
Boleh Minta Baksonya, Gak?
Saat pertama kali masuk ruang makan, seperti biasa aku akan menatap pada papan tulis (whiteboard) terlebih dahulu sebelum menuju meja makan. Biasanya ada pengumuman mengenai kegiatan kami pada hari itu. Namun di papan tertulis "bakso 6 biji/orang". Saya sumringah membaca pengumuman itu sebab ada menu bakso. Menu yang kembali tersaji di meja makan setelah tidak pernah tersaji lagi selama kurang lebih 6 bulanan terakhir ini.

